Accismus adalah keadaan dimana ketika kita berpura-pura tidak tertarik pada seseorang padahal dalam hati kita sangat menyukai orang tersebut. Kondisi ini memang banyak atau sering terjadi pada kalangan anak muda remaja serta orang-orang dewasa yang sedang jatuh cinta.
Saat kita menyukai seseorang pasti kita akan memperhatikan orang itu dengan seksama. Mulai dari cara dia berbicara, tingkah lakunya, serta kebiasaan-kebiasaan yang sering dia lakukan. Pada akhirnya hati kita benar-benar menyukai orang itu karena ada sesuatu dari dia yang kita sukai.
Misalnya kita menyukai dia karena mempunyai wajah yang cantik dan putih, atau sikap dan tingkah lakunya yang sopan dan rendah hati. Bisa juga kita suka dengan dia karena dia sering memberi kita pertolongan atau perhatian jadi membuat hati kita luluh.
Ada beberapa jenis sikap yang akan dilakukan seseorang saat sedang jatuh cinta :
1. Bersikap to the point terhadap apa yang dirasakan oleh hatinya.
Orang-orang macam ini akan langsung bersikap lebih kepada seseorang yang mereka taksir. Biasanya yang paling mudah ditebak adalah suka mengajak komunikasi lewat sosial media, mengajak jalan bareng, suka nongkrong bareng meskipun tidak tahu harus mau ngapain. Intinya orang dengan sikap ini ingin terus dekat dengan seseorang yang dia sukai.
Biasanya dia tidak suka jika ada orang lain yang terlalu dekat dengan orang yang dicintainya. Pada akhirnya sikapnya pun akan lebih sedikit protektif kepada sang pujaan hati.
2. Diam-diam menyukai lalu akhirnya jatuh cinta.
Pertama kita mungkin tidak sadar bahwa kita telah jatuh cinta pada dia. Biasanya perasaan suka muncul karena kita diam-diam selalu memerhatikan dia. Hingga sekian lamanya kita terlalu memerhatikan aktivitas orang itu pada akhirnya secara tidak sadar bahwa kita telah jatuh cinta.
Biasanya akan sangat berbeda perasaan kita waktu tahu kalau kita telah jatuh cinta sama dia. Seperti awalnya hanya memerhatikan sekilas, namun sekian lama kita terus memerhatikan dia sampai stalking dia lewat dunia maya. Biasanya orang-orang seperti ini akan terus mencari informasi tentang orang yang dia sukai. Lewat dunia maya atau lewat teman-teman yang dekat dengan orang yang dia sukai.
Hingga pada akhirnya orang-orang seperti ini akan berusaha untuk lebih dekat agar dapat menarik perhatian pada orang yang dia sukai. Biasanya mereka memikirkan seribu cara agar bisa jalan bareng atau agar orang yang dia sukai bisa tahu informasi tentang profil mereka.
3. Seseorang yang gengsi untuk mengungkapkan perasaannya.
Nah biasanya beberapa orang akan mengungkapkan perasaannya lewat omongan atau tingkah laku untuk menarik perhatian orang yang mereka sukai. Namun beda halnya dengan orang yang menderita Accismus. Mereka cenderung menutupi perasaannya saat bertemu atau berbicara dengan orang yang mereka sukai.
Misalnya saya sangat menyukai putri karena dia sering menolong saya saat saya kesusahan dalam mengerjakan pekerjaan. Pada akhirnya setiap saya dan putri mengobrol saya hanya akan bersikap datar dan biasa saja. Padahal dalam hati itu saya merasa berdebar-debar karena selalu berdekatan dengan orang yang saya sukai.
Biasanya alasan bersikap seperti itu karena kita takut ditolak, kita takut patah hati bila orang yang kita sukai menolak cinta kita. Pada akhirnya kita hanya akan terus memerhatikan dia walaupun dia sedang tidak melakukan apa-apa.
Accismus adalah sikap ironi yang sangat mengenaskan. Karena mereka berpikir bahwa hanya dengan melihat, mencari tahu informasi tentang dia, dan mengamati setiap aktivitasnya saja sudah membuat mereka bahagia. Pada akhirnya mereka akan terus memendam perasaan itu tanpa ingin berusaha mengungkapnya secara bertahap.
Pada puncaknya orang yang dia taksir itu sudah dimiliki orang lain dan kita yang memiliki syndrome accismus akan merasa sakit hati dan mulai melupakannya. Lalu kembali mengulang hal yang serupa kepada orang lain.
Saran agar kita tidak menderita accismus adalah dengan tidak menyukai seseorang secara berlebihan. Oke misalnya pertama kali kita melihat wanita itu sangat cantik, putih, bersih, dan postur tubuhnya yang ideal membuat hati kita langsung menyukai faktor-faktor tadi. Saat sudah melihat wanita itu jangan anda bayangkan hal-hal yang tidak ada pada diri anda. Misalnya mengajak wanita itu jalan bareng naik mobil, padahal kita tidak punya mobil.
Yang kedua jangan suka memerhatikan seseorang yang ada disekitar kita. Biasanya jika kita sedang nongkrong di cafe pasti akan ada banyak yang duduk didekat kita. Nah dari sinilah mata kita jangan terlalu fokus dan mencari orang-orang yang sekiranya sesuai dengan selera fisik kita. Anggap saja mereka semua adalah orang biasa. Kita tetap fokus dan santailah dengan aktivitas yang sedang kita lakukan bareng teman-teman kita.
Yang ketiga jika kamu sudah benar-benar menyukai orang itu karena ada beberapa faktor yang baik buat kamu. Maka dekatilah secara perlahan. Pastikan kamu membuat orang itu merasa nyaman. Jangan pernah langsung mengungkapkan perasaanmu itu, karena itu akan membuat orang itu curiga. Jalani dan nikmati saja dulu proses pendekatan cintamu itu dengan santai. Jika waktunya sudah pas barulah kamu bisa langsung mengungkapkan isi dari hatimu itu.
Oke mungkin sekian dulu informasi accismus dari saya. Semoga bisa memotivasi buat kalian semua. Dan semoga kita semua diberi pasangan yang baik. Terimakasih telah membaca artikel saya.

Komentar
Posting Komentar
Mari berkomentar dengan bijak dengan komentar yang bisa anda tanggung jawabkan.