![]() |
| Foto : ilustrasi empat pria sedang menggunakan ponsel untuk bermain judi online (Gemini App) |
Di era digital, judi online semakin mudah diakses dan sering dianggap “seru-seruan” di kalangan anak muda. Namun, dampaknya bisa sangat merugikan: keuangan berantakan, stres, bahkan rusaknya hubungan sosial. Sayangnya, tantangan terbesar bukan hanya dari aplikasi judi itu sendiri, melainkan juga dari lingkungan pergaulan yang sudah terpapar.
Lalu, bagaimana cara menolak ajakan judi online tanpa membuat hubungan dengan teman menjadi canggung?
1. Gunakan Alasan Pribadi yang Netral
Menolak tidak selalu harus frontal. Gunakan alasan yang kuat tetapi tetap ramah.
Contoh:
“Gue lagi fokus nabung buat sesuatu, jadi nggak mau buang uang ke hal-hal begitu.”
Alasan pribadi membuat penolakan lebih mudah diterima, karena teman akan menganggap itu sebagai pilihan hidupmu, bukan kritik terhadap mereka.
2. Alihkan ke Aktivitas Lain
Alihkan perhatian ke kegiatan positif yang sama-sama bisa dinikmati.
“Daripada main slot, mending kita futsal atau main game bareng. Lebih seru.”
Dengan menawarkan alternatif, penolakan terasa lebih ringan, bahkan bisa jadi membuka peluang untuk kegiatan baru yang lebih sehat.
3. Gunakan Humor untuk Mencairkan Suasana
Humor adalah senjata ampuh untuk menolak tanpa menyinggung.
“Waduh, gue kalau judi pasti rugi. Modal makan padang bisa amblas sekejap.”
Candaan membuat teman lebih sulit tersinggung, sekaligus menunjukkan sikapmu yang santai namun tegas.
4. Tegas Namun Tetap Menghargai
Jika ajakan terus berulang, kamu perlu menunjukkan sikap lebih jelas.
“Bro, gue respect sama pilihan lo, tapi gue nggak mau ikut-ikutan judi, ya.”
Sikap ini menunjukkan batasanmu, tapi tetap menghargai keputusan orang lain.
5. Batasi Interaksi Jika Perlu
Jika tekanan terlalu besar, mungkin sudah saatnya mengevaluasi pergaulan. Tidak perlu konfrontasi, cukup kurangi interaksi dan alihkan energi ke circle yang lebih sehat dan mendukung.
Menolak ajakan judi online bukan berarti memutuskan persahabatan. Dengan alasan yang tepat, komunikasi yang santai, dan sikap yang konsisten, kamu bisa menjaga prinsip sekaligus menjaga hubungan baik dengan teman.
Ingat, pertemanan sejati tidak diukur dari seberapa banyak kita ikut-ikutan, tetapi dari seberapa besar kita saling menghargai pilihan hidup masing-masing.

Komentar
Posting Komentar
Mari berkomentar dengan bijak dengan komentar yang bisa anda tanggung jawabkan.